Lebih baik diasingkan, daripada harus mengabdi kepada kemunafikan - Gie

Kota Kita Dalam Jepretan

Percik Permenungan :

Alloh akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu

ANDRI-DANGKIH KAMPANYE DI LAPANG GAJAH

Massa Pendukung Andri-Dangkih
Setelah pelaksanaan Kampanye Bersama dan Penandatanganan Deklarasi Damai Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2013, hari ini (9/2), pasangan H. Andri Setiawan Hamami dan Achmad Seha Nuklir Dangkih melaksanakan kampanye terbuka di Lapang Gajah Kecamatan Gunungpuyuh.

Pukul 8.40 WIB, massa pendukung dari kader Partai Golongan Karya dan Partai Republikan berduyun-duyun memasuki areal kampanye di Lapang Gajah Kecamatan Gunungpuyuh.  Sekitar 1.500 pendukung MADANI yang didominasi oleh kalangan muda secara serentak memenuhi lapangan tersebut. Massa pendukung Andri-Dangkih mampu menguningkan lapangan hijau dengan berbagai atribut yang digunakannya.

Dewi Asmara selaku anggota DPR RI dari fraksi Partai Golongan Karya berntindak langsung sebagai juru kampanye pasangan ini. Dalam orasinya, Dewi mengajak agar Kota Sukabumi harus dipimpin oleh pemimpin muda dan memiliki karakter pembawa perubahan. “ Seluruh masyarakat Kota Sukabumi membutuhkan sosok pemimpin muda yang memiliki karakter agar bisa membawa Kota ini kea rah perubahan yang lebih baik.”

Dewi pun mengupas visi dan misi pasangan yang memiliki motto Batik (Berkarya Tanpa Indikasi Korupsi) ini, “ Sasaran utama MADANI adalah membentuk masyarakat MADANI, sebuah tatanan masyarakat yang diliputi oleh lautan kesejahteraan.” Katanya disambut oleh seluruh massa pendukung MADANI dengan teriakan, “ MADANI!”

Selain Dewi Asma, H. Tatang Komara pun bertindak sebagai juru kampanye MADANI melakukan orasi politik. Dalam orasinya Tatang mengajak kepada seluruh masyarakat agar memberikan pilihan kepada pasangan Andri-Dangkih. “ Kita akan melanjutkan dan membawa kea rah yang lebih baik pembangunan Kota Sukabumi. Semuanya telah dengan jelas tercantum dalam visi missi MADANI, membawa masyarakat Kota Sukabumi kepada perubahan di berbagai bidang.”

Sementara itu, Priatman Maman, Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Golkar menyitir masalah pendidikan dan pelayanan kesehatan . “ MADANI akan mengupayakan pelayanakan kesehatan gratis kelas 3 untuk warga yang kurang mampu. Sedangkan di bidang pendidikan akan dikelola pendidikan berbasis kompetensi, pendidikan harus dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa kecuali.”

Pasangan Andri-Dangkih adalah peserta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang diusung oleh Partai Golongan Karya dan Partai Republikan kemudian didukung oleh beberapa ormas, OKP, dan unsure-unsur kemasyarakatan laiinya memberikan visi dan misi yang cukup gamblang dalam penyampaian visi dan misi dalam acara Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Sukabumi. Beberapa misi strategis pasangan ini antara lain: Menciptakan seorang pengusaha dari tiap kelurahan perbulan, melakukan reformasi birokrasi secara utuh, dan melakukan pembangunan holistik baik supra mau pun infra struktur di Kota Sukabumi.

Penciptaan lapangan kerja guna mengembangkan iklim investasi pun menjadi salah satu sasaran MADANI dalam misinya. “ Sebagai seorang pengusaha, Saya memahami betul Kota Sukabumi akan maju jika iklim investasi dibangun secara benar. Apalagi, Kota Sukabumi sejak jauh-jauh hari disebut sebagai Kota Pelayanan jasa dan perdagangan.” Ungkap Andri ketika memaparkan visi dan misinya dua hari lalu.

Sebagai upaya untuk mendapatkan dukungan dan simpati dari masyarakat Kota Sukabumi, dalam acara kampanye terbuka ini, Tim Kampanye dan massa pendukung MADANI membagikan berbagai cindera mata kepada masyarakat sekitar. Bahkan sebagai upaya penghormatan kepada kader dan simpatisan, dalam tubuh Partai Golongan Karya sendiri.

“ Kami telah membuatkan Kartu Tanda Anggota berasuransi kepada simpatisan. Dan untuk membantu pada pengusaha kecil, Partai Golkar telah membentuk incubator permodalan kepada beberapa UMKM di Kota Sukabumi. Telah ada 100 orang UMKM dilatih kewirausahaan dan diberi bantuan stimulant pada tahun 2012 nanti.” Ujar Andri. Hal senada dikatakan oleh Achmad Seha Nuklir Dangkih, calon Wakil Walikota Sukabumi. Menurut Dangkih, optimalisasi penggunaan APBD harus diserap oleh masyarakat.

Kota Sukabumi, sejak reformasi digulirkan hingga periode Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi pasca pilkada 2008 selalu dipimpin oleh Walikota berasal dari Partai Golongan Karya, sebut saja, H. Udin Koswara, Hj. Molly, dan Muslikh Abdusysukur. Ini menjadi tugas berat bagi pasangan Andri-Dangkih untuk melanjutkan suksesi kepemimpinan yang selalu dipegang oleh Partai Golongan Karya. [ ]

KANG WARSA – MEDIA CENTER

Informasi Terkait

Tidak ada komentar: